Padang: Nostalgia di Kota Pelabuhan

Sekilas

Padang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Barat sekaligus pintu gerbang penjelejahan Anda di Tanah Minang. Memiliki pelabuhan terbesar di Pantai Barat Sumatra, kota ini adalah kota perdagangan sejak masa Hindia Belanda yang megeruk komoditi serupa karet, kayu manis, kopi, semen, teh, dan batubara. Jika Anda berjalan-jalan di kota lama maka akan melihat gudang tua dipenuhi wewangian cinammon dan rempah-rempah menunggu untuk dikirim ke Jakarta dan Singapura.

Sungai Batang Arau mengalir melalui kota ini menyajikan pemandangan unik melihat sejumlah perahu kecil dan kapal dayung berderet manis di tepi sungai. Berjalan-jalan di sekitar daerah kuno Padang seperti Kampung Cina dimana rumah-rumah kuno berjajar di sisi jalan. Di sini Anda akan melihat orang-orang keturunan tionghoa menjalankan usaha dan warung kopi mereka termasuk menyediakan minuman dingin untuk menghilangkan dahaga Anda karena teriknya Matahari.

Ada Pantai Air Manis Padang adalah pantai yang paling populer di Padang. Legenda mengatakan bahwa suatu ketika seorang pemuda bernama Malin Kundang pergi ke laut untuk menjadi seorang pedagang kaya. Ketika ia kembali ke rumah, ibunya sangat senang dan dengan mengenakan pakaian yang layak dan membawa bekal, dia pergi ke kapal untuk menemuinya. Tetapi Malin Kudang merasa malu dan pura-pura tidak mengenalnya. Hati ibunya sangat sedih dan saat ia berlayar sang ibu mengutuknya. Ketika ia pergi, guntur dan kilat menghantam kapal dan kapal Malin pun tenggelam. Semua orang di atas kapal tewas dan terdampar menjadi batu. Sekumpulan karang di pantai disebut-sebut sebagai jasad mereka yang membatu.

Di Bungus, sebuah desa kecil sekitar 25 km selatan Padang terdapat pantai yang sangat cocok untuk berenang. Dari sini Anda dapat menyewa sebuah cadik untuk mengunjungi pulau-pulau karang terdekat yang terletak sekitar satu jam di lepas pantai.

Museum provinsi yang berada di pusat kota Padang adalah rumah koleksi artefak prasejarah, perangko, keramik impor, seni modern dan menampilkan budaya Minang dan Mentawai.

Kuliner

Jika Anda penikmat masakan bercitarasa pedas maka Padang adalah tempat yang tepat untuk Anda. Padang terkenal di seluruh Indonesia karena masakannya yang khas, Padang adalah tempat untuk mencicipi makanan padang yang pedas yang sudah terkenal di seluruh negeri dan dunia. Makanan padang yang terkenal adalah rendang dan soto padang.

Ketika Anda berada di restoran padang, Anda akan terheran menyaksikan pelayan membawa lebih dari sepuluh piring yang berisi menu makanan di kedua tangan mereka. Hidangan ini kemudian akan disajikan ke setiap meja.

Lamang Baluo merupakan kudapan khas Sumatera Barat yang terbuat dari ketan meliputi campuran kelapa dan gula jawa yang dibungkus dengan daun pisang dan dibakar. Makanan ini sekilas mirip lemper yang berisi daging, bedanya lamang baluo manis rasanya karena dilekati gula kelapa di bagian atasnya. Kudapan ini banyak ditemui saat Ramadhan sebagai salah satu makanan berbuka.

Berbelanja

Bagi para penggila belanja, kerajinan lokal merupakan suvenir ideal untuk dibawa sebagai oleh-oleh bagi mereka yang Anda cintai. Kerajinan seperti kain tenunan, perak, ukiran kayu ulin dan keramik China, semuanya dapat ditemukan dan dijual di kota ini. Untuk menemukan toko-toko suvenir terbaik, Anda bisa berkunjung ke Toko Silungkang di Jalan Imam Bonjol (dekat kantor Walikota Padang), Toko Sartika di Jalan Sudirman) , Toko Saudara di Jalan Pondok), dan lain-lain.

Akomodasi

Terdapat beraneka jenis akomodasi di Padang, mulai dari penginapan bisa sampai ke hotel-hotel berbintang. Hotel Buminang adalah hotel bintang lima yang dilengkapi dengan ruang karaoke.Inna Muara Hotel menawarkan harga yang relatif terjangkau dan kamar-kamarnya memiliki pendingin ruangan.

Powered by pesona.indonesia.travel