Pesta Rakyat Banda 2017: Memeringati 350 Tahun Perjanjian Breda

Video via: Pesta Rakyat Banda

Banda, sebuah pulau bersejarah nan indah di Nusantara akan menggelar acara menarik selama sebulan penuh pada 11 Oktober hingga 11 November 2017. Perhelatan bertajuk Pesta Rakyat Banda 2017 tersebut digelar untuk membangkitkan kembali ingatan tentang  Kepulauan Banda dan membuka mata dunia agar melihat dan menikmati keindahan Banda dan kekayaan sejarahnya yang telah memberi warna unik pada budaya lokal.

Pesta Rakyat Banda 2017 akan menghadirkan beragam workshop. Berbagai organisasi seni di Indonesia akan ikut terlibat untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan, seperti Asosiasi Sketsa Indonesia, Paper Moon Puppet (Yogyakarta), Tobucil (Bandung), dan Annie Sloman (Yogyakarta) untuk pelatihan akrobatik jalanan.

Dalam rangkaian acara ada pelatihan Penulisan Kreatif oleh Yvonne de Fretes (sastrawan/dosen), Hanna Rambe (penulis novel “Mirah dari Banda”/Dosen), Sari Narulita (penulis novel “Tatkala cengkeh berbunga” dan Rudi Fofid (sastrawan Maluku). Gelar pula pelatihan bidang musik hasil kerja sama antara Glenn Fredly dengan beberapa organisasi lokal.

Pesta Rakyat Banda 2017 menjadi ajang untuk memeringati 350 tahun ditandatanganinya Perjanjian Breda. Banda pernah menjadi incaran Bangsa Eropa karena rempah-rempah, terutama pala, sejak awal abad ke-12. Kejayaan rempah Banda menjadi sentral yang mengubah peta perdagangan dunia pada waktu itu. Perjanjian Breda 350 tahun lalu mengingatkan bagaimana Pulau Rhun, sebuah pulau vulkanik kecil yang sekarang merupakan bagian dari Banda ditukar oleh Belanda dengan sebuah tanah rawa yang disebut Manhattan milik Inggris saat itu.

Pemda Maluku berkoordinasi dengan PT Pelni dan penyedia kapal penyeberangan serta maskapai Perintis menambah frekuensi pelayaran dan penerbangan dari Ambon ke Banda Neira, dan sebaliknya. Selain itu, ratusan kamar dari kelas homestay hingga hotel dan resort di empat pulau besar telah siapkan untuk menampung tamu.

Untuk menuju Banda arahkan pernerbangan dari beberapa kota termasuk Jakarta, pesawat  yang terbang selama enam jam akan mendarat di Ambon. Setelah itu, Anda bisa naik taksi menuju Pelabuhan Tulehu untuk berlayar dengan kapal cepat selama enam jam ke Pelabuhan Banda Neira.

Informasi seputar acara ini dapat Anda lihat di laman www.pestarakyatbanda.id, dan media sosial Instagram @pestarakyatbanda, Twitter @rakyatbanda serta Facebook Pesta Rakyat Banda.

Leave a Reply

Powered by pesona.indonesia.travel