Kongres Teknologi Nasional (KTN) 2017: “Inovasi Teknologi Untuk Daya Saing dan Kemandirian Bangsa”

Merangkai Hari Ulang Tahun (HUT) BPPT ke-39 dan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas), Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) menyelenggarakan Kongres Teknologi Nasional (KTN) 2017 pada 17-19 Juli 2017 di Auditorium BPPT, Gedung 2 BPPT, Jl. MH Thamrin No.8, Jakarta Pusat. Kongres ini akan mempertemukan pemerintah, BUMN, swasta, dan para pakar internasional untuk mempersiapkan rekomendasi teknologi bagi pembangunan nasional. Tema yang diangkat pada KTN 2017 kali ini adalah “Inovasi Teknologi Untuk Daya Saing dan Kemandirian Bangsa”.

Kongres difokuskan pada tiga bidang yaitu teknologi kesehatan, teknologi informasi dan teknologi transportasi. Tujuannya adalah untuk menyiapkan Rekomendasi Teknologi dalam rangka mendukug pembangunan nasional, pengembangan industri nasional, peningkatan daya saing dan kemandirian bangsa melalui inovasi dan layanan teknologi sesuai dengan program pemerintah yang tertuang dalam Agenda Nawacita dan RPJMN Tahap III 2015-2019.

DC0LMy7UIAAE9J4

Dalam bidang teknologi kesehatan akan meluncurkan outlook kesehatan, juga membahas arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan dan kemandirian industri farmasi nasional, penguatan inovasi teknologi dalam pengembangan industri biofarmasi nasional, serta penguatan inovasi teknologi dalam pengembangan industri alat kesehatan nasional.

Untuk bidang TIK, materi penting yang akan dibahas adalah pengamanan infrastruktur TIK kritis dan data pemerintahan, TIK untuk sistem transportasi, serta inovasi TIK dalam mendukung kemandirian pengamanan data dan informasi.

Selanjutnya, bidang transportasi akan dilakukan pembahasan mendalam dalam hal kebijakan transportasi untuk konektivitas dan logistik nasional, reaktualisasi dan revitalisasi peran perkeretaapian dalam transportasi nasional, juga inovasi teknologi transportasi untuk mendukung konektivitas dan logistik nasional serta tantangan dan peluang transportasi perkotaan.

KTN 2017 ini akan dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, serta dihadiri Menteri PAN&RB, Menteri Ristek dan Dikti, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan dan Menteri Sekretaris Kabinet.

Selain itu, pada sesi pembahasan akan menghadirkan pakar serta praktisi teknologi di bidang Kesehatan, TIK dan Transportasi baik dari kalangan akademisi, industri maupun pemerintahan dari dalam negeri dan lembaga riset internasional seperti AIST-Jepang, KRIBB- Korea, PNORS Australia, ASEAN CIO Association, University of Queensland, dan principal technology provider lainnya.

Informasi, pendaftaran dan agenda kegiatan sila kunjungi laman berikut.

Leave a Reply

Powered by pesona.indonesia.travel